Petunjuk Iftop
NAMA
iftop – menampilkan bandwidth yang di gunakan oleh host pada sebuah antamuka(interface)
SUSUNAN
iftop -h | [-nNpbBP] [-i interface] [-f filter code] [-F net/mask]
PENJELASAN
Lalu lintas di terima oleh iftop melalui interface yang telah di namai, atau interface yang pertama di temukan jika tidak di tentukan, dan menampilkan lalulitas secara bolak balik yang di gunakan
oleh host. Iftop berjalan dengan permisi untuk memonitor semua lalulintas jaringan pada interface.; lihat pcap(3) untuk infomasi lebih detil, namun pada beberapa system iftop harus dijalankan sebagai
root.
secara default, iftop akan menampilkan hostname dan alamat yang ditemukan pada sebuah paket. ini bisa dikarenakan mengandung lalulintasnya sendiri sehingga hasil penampilannya membingungkan.
Kamu bisa menampilkan juga lalulinta DNS dengan menggunakan kode saringan yang tidak berdasarkan port dari domain atau mematikannya penuh, dengan menggunakan opsi -n atau dengan menekan R ketika
iftop sedang berjalan.
secara default, Iftop akan menghitung semua paket yang melalui saringan, dan arah paket ditentukan menurut arah paket yang melintasi interface. Menggunakan -N memungkinkannya
iftop menunjukan lalulintas yang masuk dan meninggalkan sebuah jaringan. contohnya iftop -N 10.0.0.0/255.0.0.0 akan menganalisa paket yang masuk dan keluar dari jaringan 10.0.0.0
Beberapa Ide saringan lainnya :
bukan ethernet host ff:ff:ff:ff:ff:ff
mengabaikan paket dari broadcast ethernet.
port http dan bukan host webcache.example.com
menghitung lalulintas web aja, setidaknya yang melewati langsung web cache local
icmp berapa banyak bandwidth yang di habiskan oleh user untuk mencari kenapa jadi lambat.
OPSI
-h menampilan penggunaanya
-n melihat berupa hostname atau alamat dari ip
-N melihat berupa service ataupun port
-p menjalankanya pada mode promiscuous, jadi lalulintas yang tidak melewati langsung pada interface juga di hitung
-P menyalakan tampilan port
-b tidak menampilkan bar bandwidth.
-B menampilkan dalam byte/s
-i interface
memantau paket pada interface yang di tentukan jika tidak di tentukan makan akan langsung mengacu pada ethernet 0
-f filter code
menggunakan kode saringan untuk menghitung paket. hanya ip paket yang pernah di hitung, jadi kode tertentu yang dievaluasi sebagai kode saringan dan ip
-F net/mask
Jaringan tertentu untuk analisa lalulintas. Jika di tentukan , iftop akan memasukan hanya yang mengalir kedalam dan keluar dari jaringan itu, dan arah paket relative di tentukan pada
batas jaringan. Kamu bisa menentukan netmask yang mana seperti /255.255.255.0, atau sebagai satu nilai tertentu dari bit di dalam netmask seperti /24
-c config file
Menentukan alternatif file configurasi. jika tidak ditentukan, iftop akan menggunakan ~/.iftopc jika file tersebut exist. lihat kebawah untuk keterangan file configurasi itu.
TAMPILAN
ketika berjalan, Iftop menampilkan jumlah yang digunakan jaringan. Di atas menampilkan scale logarithmic pada bar graphik yang meberikan indikasi lalulintas secara visual.
Bagian utama dari list untuk setiap pasangan dari host, adalah angkat yang di terima dan di kirimkan pada interval 2, 20 dan 40 detik. arah aliran di tunjukan dengan tanda panah => dan
<=, untuk contoh:
foo.example.com => bar.example.com 1Kb 500b 100b
<= 2Mb 2Mb 2Mb
Pada baris pertama, lalulintas dari foo.example.com ke bar.example.com; dalam interval 2 detik, rata-rata 1Kbit/s, setengahnya pada interval 10 per detik dan seperlima dari itu pada interval 40 per detik
dan data dikirim pada arah lainya dengan rata-rata 2Mbit/s .
secara default, pasangan host yang lalulintasnya tertinggi pada interval 10, akan ditampilkan paling atas.
CONFIG FILE
Iftop bisa membaca configurasinya dari sebuah file configurasi. jika opsi -c tidak ditentukan, iftop akan mencoba membaca configurasi dari file ~/.iftoprc, jika file ada.
setiap baris perintah dari opsi tertertu akan mengacuhkan file configurasi
kofigurasi file berisi arahan dari setiap baris kofigurasi. setiap baris konfigurasi mempunyai nilai yang tetap sebagai contoh:
interface: eth0
meng set interface jaringan. konfigurasi berikut ini di bolehkan:
interface: if
meng set interface jaringan ke if
dns-resolution: (yes|no)
mengatur apakah dns di tampilkan apa tidak.
port-resolution: (yes|no)
mengatur perubahan dari nama port atau nama service.
filter-code: bpf
mengatur kode saringan ke bpf.
show-bars: (yes|no)
mengatur apakah bar di tampilkan apa tidak
promiscuous: (yes|no)
meletakan interface di dalam mode promiscuous .
port-display: (off|source-only|destination-only|on)
mengatur port akan di tampilkan apa tidak dan untuk tujuan dan sumber port
hide-source: (yes|no)
menghilangkan source atau menampilkannya kembali
hide-destination: (yes|no)
menghilangkan tujuan atau menampilkannya kembali
use-bytes: (yes|no)
menggunakan byte sebagai tampilan dari lalulintas, jika di pilih no akan ditampilkan pada bit dan bit juga sebagai default..
sort: (2s|10s|40s|source|destination)
yang mana kolom yang akan di gunakan sebagai acuan pengecekan.
line-display: (two-line|one-line-both|one-line-sent|one-line-received)
menangatur bentuk dari tampilan yang muncul
show-totals: (yes|no)
menunjukan total komulatif dari items
log-scale: (yes|no)
menggunakan logathic atau tidak
max-bandwidth: bw
membuat maximum dari bandwidth yang akan di tampilkan yaitu “10M”
net-filter: net/mask
menentukan batas dari jaringan
screen-filter: regexp
mengatur tampilan yang biasa di tampilkan
tulisan ini hasil terjemahan dari text : http://www.debianhelp.co.uk/manpages/iftopmanpage.txt



test alag