Subnet-Mask

Posted by farisi 42 Commented August 20 2007

subnet-mask

Network ID dan Host ID di subnet mask

Apa itu subnet-mask?……, Menurut mbah wiki subnet-mask itu adalah metode untuk menghilangkan atau menopengi jatah(istilah yang kacau) network address dan IP Address. jika anda bingung untuk mengerti bahasa saya coba tanya langsung ke mbah wiki mungkin anda akan lebih mengerti klo dia langsung yang menjelasi.

IP address itu sendiri terdiri dari dua bagian yaitu network id dan host id, jadi fungsi dari subnet-mask ini untuk menentukan sebatas mana network anda dan berapa host yang bisa anda pake pada network anda tersebut.

Karena komputer hanya mengerti 0 dan 1 (bego ya?), atau bilangan biner maka subnet-mask itu di bentuk menggunakan bilangan biner. Subnet-mask terdiri dari 4 byte dan karena 1 byte = 8 bit, maka subnet-mask tersebut terdiri dari 32 bit.

beginilah bentuk subnet-mask yang di baca oleh komputer 11111111.11111111.11111111.11111111, karena manusia akan repot jika membaca biner, akhirnya komputer meng-conversi-nya ke bilangan desimal ketika akan di tampilkan ke user(kita-kita nih), *buka kalkulator sciencetific* jadi hasil bilangan biner yang di atas setelah kita conversi-kan ke desimal adalah 255.255.255.255(gampang bukan, emang gampang untuk conversi biner ke desimal dengan menggunakan kalkulator).

Anda bisa dengan mudah menconversi biner ke desimal atau sebaliknyaa dengan menggunakan kalkulator sciencetific, bila terlalu mahal untuk membelinya, jika anda pengguna windows, anda bisa mendapatkannya di start menu—> programs —> accessories—>calculator, di calculator anda pilih menu view lalu pilihlah sciencetific.

Tapi walaupun sangat mudah menggunakan kalkulator, ada baiknya klo kita juga tahu bagaimana cara mengkonversinya secara manual, tapi jika anda tidak membutuhkannya ya gak masalah he..he..he, tapi mungkin ada yang lain juga pingin tahu caranya melakukannya tanpa bantuan kalkulator sciencetific,

seperti yang kita ketahui 1 byte itu adalah 8 bit, jadi jika kita tuliskan satu byte maka dalam binernya seperti ini :

1 1 1 1 1 1 1 1

untuk meng-konversi bilangan biner di atas menjadi bilangan desimal, yang perlu kita lakukan adalah mengalikan semua bilangan dengan 2 lalu hasilnya kita pangkatkan, bilangan paling kanan di pangkatkan dengan 0, bilangan kedua dari kanan dengan 1 bilangan ketiga dengan 2 dan seterusnya, mari kita lakukan :

(2 x 1) pangkat 0 = 1

(2 x 1) pangkat 1 = 2

(2 x 1) pangkat 2 = 4

(2 x 1) pangkat 3 = 8

(2 x 1) pangkat 4 = 16

(2 x 1)pangkat 5 = 32

(2 x 1)pangkat 6 = 64

(2 x 1)pangkat 7 = 128

jadi jika kita jumlahkan 1 + 2 + 4 + 8 + 16 + 32 + 64 + 128 = 255

seumpama contoh

1 0 1 0 1 0 0 0

maka,

(2 x 0) pangkat 0 = 0

(2 x 0) pangkat 1 = 0

(2 x 0) pangkat 2 = 0

(2 x 1) pangkat 3 = 8

(2 x 0) pangkat 4 =0

(2 x 1) pangkat 5 = 32

(2 x 0) pangkat 6 = 0

(2 x 1) pangkat 7 = 128

jadi totalnya adalah : 0 + 0 + 0 + 8 + 0 +32 + 0 + 128 = 168

Tapi bagaimanapun contoh sangat di perlukan untuk memperlajari sesuatu, makanya kita akan memulai dengan contoh, anggap kita mempunyai ip kelas c yaitu 192.168.0.0, dengan memberikan subnetmask 255.255.255.0 maka kita akan mendapatkan 256 ip, satu akan di gunakan sebagai network yaitu 192.168.0.0 dan yang satunya lagi di pakai buat broadcast 192.168.0.255, jadi anda mempunyai 254 ip yang bisa di gunakan oleh user anda.

catatan : dalam subnet-mask ini, bit 1 berarti terisi dan bit 0 berarti kosong.

Supaya kita gak bingung, kita akan membahas gimana kita bisa mendapatkan yang di atas. karena komputer hanya mengerti biner, lebih baik kita membahasnya dengan biner pula,

192.168.0.0 = 11000000.10101000.00000000.00000000

255.255.255.0 = 11111111.11111111.11111111.00000000

sekarang kita telah memiliki ip dan subnet yang telah di konversi ke biner. sekarang mari kita AND (’&’) kan mereka. baik sebelonya kita lihat status AND untuk biner dulu :

1 AND 1 = 1
1 AND 0 = 0
0 AND 1 = 0
0 AND 0 = 1

maka,

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0

1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 0 0 0 0 0 0 0 0
=
yang akan menjadi network
1 1 0 0 0 0 0 0 .1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0 = 192.168.0.0

dari contoh di atas, kita ingin mencari di mana bagian network dan host dari ip tersebut. Kita mengambil bit 1 terakhir dari subnet-mask yang menjadi acuan, jadi :

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0.0 0 0 0 0 0 0 0

1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 0 0 0 0 0 0 0 0

setelah kita and kan mereka akhirnya kita mendapatkan

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0.|0 0 0 0 0 0 0 0 ———> network

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0.¦1 1 1 1 1 1 1 1 ——–> broadcast

catata, untuk mencari network yang di belakang batasan tadi di gantikan dengan 0 semua, dan untuk broadcast kita gantikan dengan 1 semua, tanda ini di ambil ‘ | ‘ dengan paktokan 1 terakhir pada subnet kita.

jadi sisa ip di antara 0 dan 255 itu bisa di pakai oleh user anda yaitu 1 sampai dengan 254.

masih bingung?????????

oke kita buat satu lagi contoh

Pada contoh ini kita akan tetap menggunakan ip 192.168.0.66 dengan subnet 255.255.255.192, jadi

ip

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 1 0 0 0 1 0

subnet-mask

1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 0 0 0 0 0 0

jadi angka 1 terakhir dari subnet-mask jadi acuan kita, setelah kita meng AND mereka

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 1 0 0 0 0 1 0

1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 1 1 1 1 1 1. 1 1 0 0 0 0 0 0

sama dengan,

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 1 | 0 0 0 0 0 0 = network

1 1 0 0 0 0 0 0. 1 0 1 0 1 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0. 0 1 | 1 1 1 1 1 1 = broadcast

jadi kita mendapatkan 192.168.0.64 sebagai network dan 192.168.0.127 sebagai broadcast.

memang agak memusingkan, tapi akan semakin mudah jika anda biasa menggunakannya.

Prefix Subnet-mask

Mungkin anda pernah menjumpai ip yang seperti ini 192.168.0.1/24, ini sama saja jika kita tulis 192.168.0.1 dengan subnetnya 255.255.255.0 (mank….I need demank).

192.168.0.1/24, jadi /24 di sini bahasa kerennya Prefix sebenarnya saya tahu juga dari demank ketika lagi ngopi di solong(ini bukan lyric nyanyi Gary Moore), lagi ngomong2 dia bilang klo ada /24 itu namanya Prefix.

Bagi yang belon ngerti dengan cara menentukan Prefix ini saya akan coba membantu sebisa saya, jadi seperti yang kita bahas di atas, klo subnet itu mempunya 32 bit. jadi Prefix itu sendiri di ambil dari bit-bit subnet tadi, jadi klo ada subnet 255.255.0.0 itu berarti /16 karena 255.255.0.0 jumlah bitnya adalah 16.

saya rasa kita tidak punya masalah dengan Prefix lagi, soalnya paragraf di atas itu sudah cukup menjelaskan.

Menentukan Jumlah network dalam subnet class C

jadi kalo kita kita menggunakan 192.168.1.1/25, atau sama dengan 192.168.1.1 255.255.255.128 , disini kita membelah class C menjadi 2 bagian yaitu dari 0 sampai 127 dan 128 sampai 255. jadi kita mempunya network id 192.168.1.0 dan broadcast 192.168.1.127 dan satu lagi network 192.168.1.128 dan 192.168.1.255 untuk broadcastnya.

untuk mengetahui jumlah block subnet kita menggunakan formula 2 pangkat dengan n, yang mana n itu adalah jumlah satu pada block ke empat jika kita menggunakan subnet mask pada class C, tapi jika pada class B kita n itu adalah jumlah angka 1 pada block 3 dan 4, dan jika pada class A maka n adalah jumlah angka 1 pada block 2, 3 dan 4.

jadi pada contoh di atas, class c mempunyai netmask 255.255.255.0 jika kita melakukan subnet pada class c, seumpama kita menggunakan 255.255.255.192 berarti kita meminjam 2 bit, karena secara biner netmask di atas kita tulis,

1 2 3 4
11111111.11111111.11111111.00000000

jadi untuk mengubahnya ke menjadi 255.255.255.192 kita harus meminjamkan dua bit,

11111111.11111111.11111111.11000000,

sekarang kita melihat ada dua angka 1 pada block ke 4, jadi nilai angka n adalah 2, sekarang masukan ke formula 2 pangkat n, jadinya 2 pangkat 2 = 4. jadi kita mempunya 4 block subnet sekarang ini. jadi klo kita menggunakan ip 192.168.1.0.

untuk menghitung jumlah host pada jaringan kita di dengan subnet class C, anda bisa menggunakan formula ini, 2 pangkat angka 0 pada block ke 4 dan di kurang dengan 2 .

jadi pada contoh di atas, (2 pangkat 6) yaitu 64 lalu di kurang 2, jadinya 62 host yang bisa kita gunakan per block subnet.

setelah kita mendapatkan berapa jumlah block subnet kita, kita juga telah mendapatkan berapa host, sekarang kita bisa menentukan yang mana network id dan broadcast id pada contoh di atas dan kita tulis pada table berikut ini.

subnetmask192

sampai di sini tulisan saya ini, ini sebenarnya saya tulis untuk mengingatkan saya tentang subnet ini. jika yang salah dari tulisan saya ini, saya sangat berharap petunjuknya dari anda.

42 Responses to “Subnet-Mask”

  1. IPnewbie says:

    bang, thx a lot, uraian subnet diatas cukup bagus sekaligus memusingkan ( soalnya gw yg oon ).
    Tolong dikasih petunjuk praktisnya soal prefix, yg saya tau sbb ( bener gak ya ) :

    255.255.255.0 = /24 -> 254 host
    .. .128 = /25 -> 128 host
    .. .192 = /26 -> 64 host
    .. .224 = /27 -> 32 host
    .. .240 = /28 -> 16 host
    .. .248 = /29 -> 8 host
    .. .252 = /30 -> 4 host
    .. .254 = /31 -> 2 host
    .. .255 = /32 -> 1 host

    Apakah prefix itu merupakan kelipatan, bisa gak dibikin flexible misal diprefix spy network id bisa dipake misal 21 , 33 host atau angka2x diluar ketentuan di atas

    Thx 4 ur help

  2. smileface says:

    <p>sorry, aq agak lama jawabnya he..he..he, sebenarnya aq newbie juga nih.</p>
    <p>tapi mungkin aq coba membantu sebisa ku, tapi sebaiknya kamu juga baca2 di tempat lain bisa jadi yang aq kasih kurang betul, ya.</p>
    <p>jadi dengan subnet mask 255.255.255.0 kita punya ip address, xxx.xxx.xxx.0 sampai xxx.xxx.xxx.255, jadinya kita punya 256 ip address.<br />
    tapi yang bisa jadi host xxx.xxx.xxx.1 sampai xxx.xxx.xxx.254, karena xxx.xxx.xxx.0 dipake ama network iD, dan 255 dipake ama broadcast ID.</p>
    <p>ok, untuk list kamu.<br />
    128 = /25 -> 128 host ————–> xxx.xxx.xxx.0 untuk network id dan xxx.xxx.xxx.128 untuk broadcast, jadinya kita cm punya 127 ip buat host .</p>
    <p>yang di bawahnya coba kamu lanjutakan ya….</p>
    <p>.. .192 = /26 -> 64 host<br />
    .. .224 = /27 -> 32 host<br />
    .. .240 = /28 -> 16 host<br />
    .. .248 = /29 -> 8 host<br />
    .. .252 = /30 -> 4 host</p>
    <p>.. .254 = /31 -> 2 host ———> di sini kita tidak punya host, karena ip addressnya cuma buat network id dan broadcast id</p>
    <p>.. .255 = /32 -> 1 host —-> kita gak bisa buat koneksi dengan begini, karena gak punya network id dan broadcast id.</p>

    oya soal prefix, itu bukannya kelipatan, tapi jumlah bit satu di subnet.
    di atas saya udah jelasin kan klo 255.255.255.0 itu sebenarnya terdiri dari bilangan biner yaitu 0 dan 1.
    dari subnet di atas kamu bisa melihat ada empat, jadi klo nilai 255 itu berarti block tersebut satu semua, jadinya
    255.255.255.0 = 11111111.11111111.11111111.00000000, coba kamu hitung jumlah nilai 1 di subnet tadi, pasti jumlahnya 24, begitulah cara mengetahui subnet.

    <p>semoga penjelasan saya di atas bisa membantu kamu .</p>

  3. Tri herwanti says:

    mb wiki tolong jelasin masalah fungsi subnet mask secara detail donk.

  4. astri says:

    cara sharing foldernya gimana mb??????????

  5. pintu says:

    how to find out subnet

  6. pyeng says:

    Cara bikin IP gimana ?

  7. calon heaker says:

    bagai mana sih cara menentukan sabnet mask pada akhir di kelas c contoh 255.255.255.0 naaa ini 0 nya yg ak binggung tolongya para heaker bantuin ak ya and gunanya ap menghitung subnetmask ok boy…

  8. calon heaker says:

    menghitung subnetmask ajarin dung dan guna nya untuk apasih

  9. farisi says:

    @Tri Herwanti,

    hmmm, fungsi subnet mask setahu saya untuk membatasi jaringan kita, contoh

    kita punya subnet mask 255.255.255.0 berarti ada 254 host yang bisa konek ke jaringan kita. sekarang kita ingin hanya 64 host yang bisa konek ke jaringan kita, kita tinggal menggantikan angka 0 menjadi 192, 255.255.255.192

    oya, nama saya Salman bukan mb Wiki, salam Kenal ya

    @Astri

    Folder mana nie Astri,
    klo sharing Folder di Windows, tinggal klik kanan di Folder tersebut truss pilih sharing :D

    @ Pintu

    I think, first time we need to convert 255.255.255.0 to binary so it be 11111111.1111111.11111111.00000000

    number 1 from left until first dot(.) change with 128 64 32 16, 8 4 2 1, and we will add all of number so we will got 255, if you want to devide your netmask to 4 pierce, you just do 256 / 4 and when you got result you just reduce with 2. we reduce it with 2 because we need it for network and broadcast ID,

    may it could help you.

    Sorry My english is not good.

    @ pyeng

    pertanyaan anda belon jelas IP public ato private, tapi saya anggap aja ini ip private ya, yang akan anda gunakan untuk menyeting jaringan local anda.

    ada tiga class di ip private yaitu

    10.0.0.0 – 10.255.255.255 untuk class A
    172.16.0.0 – 172.31.255.255 untuk class B
    192.168.0.0 – 192.168.255.255 untuk Class C

    semoga membantu ya, salam kenal.

    @ calon Heaker

    0 disitu berarti kosong, jadi subnet terdiri dari 4 blok. 3 blok pertama penuh dan blok terakhir kosong dari subnetmask 255.255.255.0

    berarti anda mempunya ip 256 yaitu 0- 255, jumlahnya 256 kan
    jadi dari jumlah itu di kurang 2 untuk network dan broadcast id jadi tinggal 254 lagi ip yang bisa di pakai.

    menghitung subnet gunanya supaya kita bisa menentukan subnet kita, juga penting untuk security.

    ya klo kita cuma punya 4 client untuk apa kita punya ip sebanyak 254, bisa2 malah orang yang gak berhak pake ip kita he..he..he.

    salam kenal calon heaker.

  10. IRUL says:

    hai semuanya………….
    lam knal
    gue punya masalah ni yeeh.. bikin kpala gue pening meski udah dipikir 7 hari 7 malam
    gimana sih caranya menghitung ip addres dari 126.100.0.0
    klo boleh dijawab dengan rinci ya
    pentiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing banget gue tunggu

  11. [...] 1.      IPnewbie on 15 Nov 2007 at 12:46 pm # [...]

  12. sri agustini says:

    sy mau tannya apa yg dimksd dgn subnet bits

  13. sri agustini says:

    sy mau tanya apa yg dimksd dgn sunet bits

    ——————————————————————————

    subnet bit????????????

    belon pernah dengar juga nie subnet bit, bisa jadi subnet dalam bentuk bilangan biner kali ya……..

    01010101

  14. edwin hendrik says:

    mau tanya IP address192.168.0.0 itu masuk kelas B atau C yah???
    trus 192.168.0.0/16 (16 itu namanya apa?subnet??…) trus kalau Ip itu dipake ke server farm yang tidak lebih 50 alamat IP, bagaimana skema pembagian IP(range) nya utk semua subnet nya berikut subnet mask, network adress dan broadcast adress nya ??? mohon bantuannya… penting… thxxxx

    —————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————–

    192.168.0.0 adalah ip class C

    /16 itu di sebut prefix, untuk mewakili subnet, 192.168.0.0/16 itu sama juga klo di tulis 192.168.0.0 dengan subnet 255.255.0.0,
    Jadi klo anda sebut itu subnet, saya rasa lawan bicara anda akan mengerti.

    tapi agak aneh klo anda memakai ip class C tetapi subnetnya class B. 255.255.0.0 itu subnet class B.
    untuk kejelasan tentang class ip dan subnet anda bisa melihatnya di sini dan disini

    klo anda ingin ip anda tepat hanya untuk 50 user saya rasa tidak bisa,

    mungkin solusinya anda memakai prefix /26 yang mana total ipnya 64, seumpama anda memakai ip 192.168.1.0/26 maka anda akan memakai 192.168.1.0 untuk network, dan 192.168.1.63 untuk broadcast satu untuk server anda, berarti 61 untuk user. tetapi ini pasti lebih dari 50.

    atau anda memakai prefix 192.168.1.0/27, yang mana total ip 32, 192.168.1.0 untuk network, 192.168.1.31 untuk broadcast, 192.168.1.1 untuk server anda, jadi anda hanya mempunya 29 ip untuk client anda. tetapi client anda jadi sedikit.

    saya rasa dua itu pembatasan user dengan subnet yang paling mendekati 50.

    Terima Kasih Atas kunjungannya, salam Kenal
    Semoga Membantu.

  15. [...] IPnewbie on 15 Nov 2007 at 12:46 pm # [...]

  16. Didie says:

    kalo mo cari subneeting dengan IP 192.168.1.45/28 kita mo bagi jadi 4 subnet mask caranya gimana..??

    Subnet masknya…???
    renge IP nya…??
    berapa banyak kompi yang bisa kita pakai di sub net mask nya..??

    tolong di jelasi ya… soalnya kitya masih ooN neh…!!
    tankz lok da yang mau jelasin…

    pa IP yang di atas bisa di tentukan dengan contoh 192.168.1.45..??
    to harus dari 0 ex: 192.168.0.0 kah…???
    Plezzzzzz jelasin yeah..!!!

  17. sefri says:

    sory nich mas, saya mo tanya kalo subnet mask 255.255.255.0 trus dirubah menjadi 255.255.254.0 bisa gak? kalo bisa, apa berpengaruh terhadap jumlah ip yang dapat digunakan dalam sebuah jaringan gak. terima kasih nih sebelomnya. tolong dijawab yach.

  18. farisi says:

    YTH Sefri,

    jika subnet mask dari 255.255.255.0 truss di rubah menjadi 255.255.254.0 tentu berpengaruh, jumlah ip akan lebih banyak :)

    YTH Didie

    klo ip 192.168.1.45/28 itu artinya ip kita 192.168.1.45 dan subnet 255.255.255.240 tuh,

    sedangkan jika kita ingin membagikan ke 4 subnet, kita mesti menggunakan, 192.168.1.45/26 atau 1192.168.1.45 dengan subnet 255.255.255.192

    nah, sekarang saya jadi bingung, yg mana yg anda inginkan …?
    klo contoh anda ingin membagikan subnet menjadi 4, anda bisa menggunakan contoh pada tabel yg terakhir itu…
    dan subnet yg anda gunakan, 255.255.255.192.

  19. Dayat says:

    bang kita ganti Ip addres nya ,, ngaruh ngak ma koneksi nya,,,,

  20. virra says:

    help me please .!!

    gmna cr ngtung subnet mask klo ipx :167.25.0.0
    n dibuat dlam 1 network dan dibagi 14 network..
    terdapat 500 pc .??

    thx a lot.

  21. efri says:

    Tolong bantu, penting!

    Pada waktu instalasi Interface ether 1 dan ether 2 di MiroTik, kan perintahnya:
    ip address add address=172.22.22.2/29 interface=ether1
    ip address add address=192.168.22.2/29 interface=ether2

    Yang jadi pertanyaan :
    bagaimana cara menntukan angka Prefix dari Ip address ISP (ether1) tersebut (Pada contoh di atas adalah /29). Apakah angka dari sub net mask ini dimintakan ke ISP atau dihitung sendiri?
    Dari contoh di atas jelas sub net mask nya pada kelompok C, seharusnya 24. Dari mana datangnya 29?

    Kalau untuk prefix IP Local (ether2), tentu akan mudah kita bisa tulis /24 karena memang dari sub net mask 255.255.255.0

    Mohon penjelasan
    Terima kasih.

  22. farisi says:

    1. ketika kita berhubungan ke ISP, ya pasti mereka akan memberikan kita IP dan subnetnya, jadi kita tinggal menggunakannya.

    2. untuk prefix /29, saya akan coba jabarkan dari mana datangnya ya :) ,
    /29 ini bisa di tulis 255.255.255.248, atau klo di tulis dengan biner
    111111111.11111111.11111111.11111000.

    kita ambil di blog paling akhir: 11111000,
    128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 0 + 0 + 0 = 248

    jikah kita menuliskan /24, ini sama dengan 255.255.255.0 klo d binner
    11111111.11111111.11111111.00000000

    coba kamu hitung angka 1 yg di paragraf awal pasti jumlahnya 29, dan yg bawah jumlahnya 24 :) .

    semoga jawaban saya cukup membantu….,
    salam :evilgrin:

  23. patra says:

    tp bg kadang2 sulit di cari itu menurut patra network bg.
    bayangkan kalo ada ISP ngasih koneksi ke kita dengan cara ni IP kalo mau konak 202.175.155.97/29 tanpa dikasih tau network dan broadcast oke kita dapatin subnet nya 255.255.255.224,tp network nya kita kan gk tau bg dimulai dari mana dan kita akan dapati broadcast setelah kita dapati network.
    yang mau patra tanyak kek na cara cari network yang simple tanpa ipcalc di terminal.
    maaf bg pertanyaannya mungkin oon.
    maklum masih newbie haha..

  24. patra says:

    maaf bg salah tulis /27
    haha.. maap salah..

  25. farisi says:

    YTH Patra,

    ya sama aja dengan di atas Patra,

    contoh ya,

    202.175.155.97/27

    11001010.10101111.10011011.01100001

    subnet

    11111111.11111111.11111111.11100000

    kita and kan, dapat

    11001010.10101111.10011011.01100000

    ambil di angka 1 terakhir subnet, dan potong

    11001010.10101111.10011011.011 | 00000
    untuk mencari network id, semua sisa setelah di potong subnet di ganti 0, pada contoh di atas udah n0l kan, kita dapat 76, inilah network idnya.

    untuk broadcast, semua setelah angka 1 terakhir subnet di potong, dan di ganti 1,
    11001010.10101111.10011011.011 | 11111

    hasilnya, 127 klo gak salah..,

    semoga dapat tercerahkan Patra, klo memang petunjuk saya salah, tolong di koreksi, kita sama2 belajar disini :-D

  26. kyky says:

    om2,,,,saya mau tanya,,

    kalo ada ip seperti ini : 172.16.1.0/23

    cara nentukan ip broadcastnya gimana???? menggunakan cara yang “and (&)”

    ^^
    _________________________________________________________

    @Kyky

    172.16.1.0/23

    ini sama juga klo kita tulis ipnya 172.168.1.0 dan subnetnya 255.255.254.0

    sekarang kita bikin binernya ip dan subnet seperti cara yg saya jelaskan di atas

    172.16.1.0 = 10101100.00010000.00000001.00000000
    255.255.254.0 = 11111111.111111111.11111110.00000000

    sekarang kita and kan mereka

    10101100.00010000.00000001.00000000
    11111111.111111111.11111110.00000000
    ___________________________________ AND
    10101100.00010000.00000000.00000000 ——-> hasilnya

    lalu potong hasil tadi sejajar dengan nilai 1 terakhir di subnet

    10101100.00010000.0000000|0.00000000

    untuk menentukan network, semua angka biner di belakang garis pemotong di ubah ke 0

    10101100.00010000.00000000.00000000

    berarti kita mendapat 172.16.0.0 network

    untuk menentukan broadcast, semua angka di belakang garis pemotong di ubah menjadi 1

    10101100.00010000.00000001.11111111
    berarti kita mendapat 172.16.1.255 buat broadcast

    semoga mendapat pencerahan.

  27. street says:

    klau yang di btuhkan cuman 286 ip gmna mas???
    jadi kira2 ada 284 atau lbh lah yang bisa di pake jadi host…

    gmna mas kira2 subnet masknya…
    angp ipnya 192.168.1.10…
    tolong bnget mas…
    mash oon nie…
    klau bisa kirim ke email saya di elim.skatel@gmail.com..
    minta bantuannya ya mas…

  28. adi says:

    bila memakai subnet mask
    255.255.255.252
    ip dari berapa sampai berapa yang masih bisa kita pakai

  29. erdianto says:

    minta alamat ebokk jaringan. yang pasti fuul dong. kirim di email gua erdianto16593@gmail.com

  30. wahyu says:

    thank bozz Q jdi lbih ngerti tentang ip…

  31. yadie says:

    Om tmptku ip dari ISP 118.97.9.2/28 yng saya tnykn /28nya drmn ya saya itung2 kok nggak ketemu,makasi

  32. yadie says:

    saya itung /28 subnetnya ketemu 255.0.0.0 la diurai bitnya nggak ada 28, makasi lagi

    ______________________________________________________________

    Yth yadie,

    255.0.0.0 ini sama dengan /8, 255 = 11111111 kan, jadi cuma ada delapan angka 1 disitu, tapi sebelumnya, dari mana anda mendapatkan subnet 255.0.0.0 tersebut?, karena seharusnya klo menggunakan prefix /28, subnetnya akan menjadi = 11111111.11111111.11111111.11110000 atau 255.255.255.240.

    mohon maaf klo ada yg salah ya :)

  33. aditya Rukmana says:

    Mas saya mau tanya tentang CIDR ma VLSM donk

  34. Arkaeno says:

    i se. i se. i se.
    thanks gan…

  35. Ray says:

    Mas, bs d gambarin ga hubungan ip address, network id, broadcast id, subnet???
    trus pd penjelasan mas terakhir (yg ad tabelnya itu loh),maksudnya ap ya???kok bs d bagi2 ky gt???
    mohon penjelasannya ya…
    mav ni msh gaptek mas….

  36. asti says:

    sayang sekali, sebenarnya artikel ini sangat bagus, sayangnya bahasanya tidak benar. tolong, hargai pahlawan kita yang telah menjadikan bahasa Indonesia sebagai Bahasa Resmi dan Bahasa Persatuan. Jangan nodai dengan bahasa gaul yang sangat norak seperti di atas.
    Ingat, pribadi kita dinilai dg bahasa yang kita gunakan. aku yakin, anda yang menulis ini kepribadiannya sangat rendah, ya tentu saja dengan melihat bahasa yang digunakan.

  37. farisi says:

    Yth Ray,

    Ip address terdiri dari network dan host, nah di dalam jaringan, 2 atau lebih komputer akan bisa berkomunikasi bila susunan ip address mereka pada network yg sama dan host nya berbeda.

    untuk broadcast ini saya juga bingung cara menjelaskannya he..he.he, tapi intinya dia sebagai pusat informasi.

    subnet ini adalah pembatas ato penentu dari ip address yg kita gunakan, nah anda sebenarnya akan bisa mengambil kesimpulan dari tulisan saya di atas tentang subnet.

    tabel itu menjelaskan range ip address dalam satu network pada kelas C, nah tulisan di atas menjelaskan gimana kita mendapatkannya, saya hanya menulis hasil-hasilnya di tabel tersebut.

    semoga tercerahkan

    salam damai.

    YTH Asti,

    Halo orang yg mempunyai kepribadian tinggi, maaf ya, mungkin saya gak menghargai pahlawan-pahlawan yang anda maksudkan itu, tapi inti tulisan saya ini bukan membahas tentang bahasa Indonesia, tetapi di pengenalan subnet mask.

    dan menurut saya, dengan menulis sesuatu dengan bahasa saya sendiri akan memudahkan saya mengeluarkan apa yang di pikiran saya, dan saya tidak perlu pusing mengatur tata bahasanya yang malah akan membuat apa yang ingin tuangkan pada page ini menguap dan hilang.

    mungkin anda benar seseorang bisa di nilai dari bahasanya, dan mungkin saya bisa menilai anda dari komen anda di atas :P .
    tapi, bagaimanpun, terima kasih atas kritikannya.

  38. gincak says:

    mas aku mta tlong donk dijlasin ttg subnet yg lbh dlm.thx

  39. farisi says:

    Yth gincak,

    Salam Kenal Gincak, saya cuma mengerti sampai disitu tentang subnet mask, bingung untuk menjelaskannya lebih mendetail.
    maaf ya

  40. Sinyo says:

    bos gmna caranya untuk menentukan ip komputer misal untuk 700 komputer dengan cara cepatnya???

    kemaren tau sekarang lupa soalnya..

    contoh misalkan kita ingin membuat warnet komputer sebanyak 100 komputer:

    maka subnetting dengan cara cepatnya gak kaya bos terangin seperti diatas,.klo gtu caranya bisa kburu botak saya..
    maka penyelesaiannya bisa seperti ini 100+3=103 “3 adalah ip untuk network,broadcastndan gateway”)

    setelah itu 2^n >= 103
    = 2^7 >= 103
    = 128 >= 103
    maka ip clas c bisa seperti ini 192.168.10.0/27 sampai dengan 192.168.10.127
    dengan subnet mask 255.255.255.127

    *slash 27 didapat dari 34-7=27″karena range ip class c=34 dan 7 didapat dari pangkat”
    *host id 127 didapat dari 128+0-1=127
    dan subnet mask 127 didapat dari 255-128=127

    coba koreksi dengan cara bos diatas apakah sama???di tunggu balasannya “one love one soul”

  41. farisi says:

    Yth Sinyo,

    sorry baru baca ni, soalnya lagi merantau ke Nias.
    iya memang ada trik untuk mempercepat pencarian subnet mask, yang saya terangkan di atas adalah cara dasar gimana mendapatkannya. dan yang di cari bukan melulu berapa banyak host nya, tapi yg mana network dari ip tersebut.

    untuk mencari berapa banyak host itu bisa saja dengan cara membagikan secara simple

    anda butuh 100 host, dan total ip di d class c adalah 256, tinggal di bagi 2 saja truss di kurang dengan 3. ato mencari yang 50, tinggal di bagi 4 ato 5, selesai bukan, ?

    ada yang lebih simple, pake kalkulator penghitung subnet seperti di link ini : http://www.subnet-calculator.com/

    inti tulisan di atas adalah dasar dari mengolah subnet, mencari network, jumlah host, broadcast dll.

    dan terima kasih udah komen sekalian memberikan masukan ke saya dan yang lain-lain, mungkin klo ada yang datang kemari dan lagi butuh menentukan subnet secara cepat, mungkin dia akan pusing dengan tulisan saya tetapi akan terbantu dengan kommen anda.

    Makasih banyak ya,
    salam kenal dari saya.

  42. Intinya begini
    Pertama kita tentukan dulu networknya bekerja pada kelas apa, apakah A, B, C.
    Tentunya ini berbubungan dengan subnet mask
    Misalnya Network kelas C mempunyai subnet mask default 255.255.255.0
    Klas B mempunyai subnet mask default 255.255.0.0
    Jika menggunakan subnetmask default untuk Network kelas C maka host maksimumnya adalan 2^8 -2. Karena hanya ada 8 bit host yang tidak diselubungi artinya untuk kelas C ada 256 -2 = 254 host (juka menggunakan subnet mask default). Jika ingin lebih banyak lagi hostnya tentunya harus mengorbankan beberapa bit network, sebagai contoh kita akan membuat host lebih besar dari 254 maka kita akan mengorbankan 3 bit network adress sehingga subnetmask menjadi 255.255.248.0 sehingga ada 10 bit digunakan sebagai host sehingga jumlah host maksimum 2^10 – 2 = 1022 host.
    Mengapa selalu ada faktor pengurang 2 ?
    Dalam sistem subnet masi tidak boleh ada semua bit bernilai 1 dan semua bit bernilai 0. Karena semua bit bernilai 1 itu berarti broadcast address sedangkan semua yang bernilai 0 berarti network address.
    Sehingga dalam mendisain jaringan yang perlu kita ketahui pertama kali adalah network address. Jika sudah tahu network address maka otomatis kita tahu di Kelas apa Network itu berada, dengan demikian kita akan tahu subnet mask default nya selanjutnya tinggal permainan subnet mask aja.
    Hal ini adalah hal paling mendasar yang harus dikuasai untuk ujian CCNA

    Mudah-mudahan penjelasan ini bisa membuat makin bingung …
    Salam dari Padang (Orang Medan merantau ke Padang setelah merantau di Nias)

Leave a Reply